Setelah 11 Bekerja di Saudi, Ripaah Akhirnya Bisa Pulang Kampung ke Lombok Timur

Jakarta, IGW News – Setelah 11 tahun bekerja di Arab Saudi, Ripaah binti Rifai (42 tahun) akhirnya bisa pulang kampung dan berkumpul kembali dengan keluarganya di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (17/5/2020).

KBRI Riyadh, Arab Saudi, memulangkan pekerja migran Indonesia (PMI) itu bersama rombongan 243 warga negara Indonesia (WNI) pada 2 Mei 2020. Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Mataram turut memfasilitasi dan menerima kepulangan Ripaah yang kondisinya sedang sakit itu. saat sudah tiba di Bandara Lombik Internasional (BLI)

Saat tibadi Bandara Internasional Lombok (BIL), Ripaah mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Setelah dinyatakan sehat serta kondisinya stabil, dia selanjutnya diserahkan oleh UPT BP2MI Mataram kepada Satgas Pencegahan COVID-19 Pemda Lombok Timur untuk dilanjutkan penanganannya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Kepala UPT BP2MI Mataram Abri Danar Prabawa mengatakan setelah ada pengaduan dari warga Lombok Timur melalui Staf Kantor Gubernur NTB pada 3 Februari 2020, pihaknya berkoordinasikan dengan KBRI Riyadh guna menangani masalah PMI asal NTB yang saat itu tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Riyadh itu. “Setiap perkembangan rencana pemulangan PMI  Ripaah selalu kami informasikan kepada Disnakertrans Kabupaten Lombok Timur dan pihak keluarga, hal tersebut untuk mengantisipasi penanganan lanjutan setibanya di Provinsi NTB dan menyesuaikan dengan protokol pelayanan kepulangan PMI pada masa pandemi,”katanya.

Ripaah sempat diinapkan di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kementerian Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur, sambil menunggu ketersediaan penerbangan ke Lombok pada masa pembatasan transportasi sekaligus menjalani karantina pencegahan COVID-19.

Pihak keluarga berterima kasih kepada pemerintah, khususnya perwakilan RI di Arab Saudi dan BP2PMI.

UPT BP2MI Mataram bersinergi dengan instansi terkait dalam penerapan protokol pelayanan kepulangan PMI pada masa pandemi  COVID-19. Seperti dengan KKP, Tim Satgas Pencegahan COVID-19 Pemda di area debarkasi BIL, dan Kepolisian Daerah NTB untuk membantu monitoring kepulangan PMI. (DAN).

Nurcholis Basyari

Read Previous

KJRI Cape Town Berikan Bantuan Logistik Kepada Para ABK WNI

Read Next

Nasdem Minta Pemprov NTT Antisipasi Pemulangan 4200 Pekerja Migran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *